Singapura
merupakan Negara yang terletak di ujung semenanjung Malaka. Negara
Singapura disebut Negara kota karena wilayahnya kecil dan seluruh
wilayahnya daerah perkotaan. Singapura memang Negara yang sangat kecil,
tetapi merupakan Negara paling kaya di Asia Tenggara.
Secara astronomis, Negara Singapura terletak anatara . 1°15’LU –
1°30’LU dan 103°38’BT – 104°BT. Batas-batas geografis Negara singapura
adalah sebagai berikut. Sebelah utara dan barat bebatasan dengan
Malaysia (selat johor) dan sebelah selatan dan timur berbatasan denga
pulau Bintan dan Pulau Batam (Negara Indonesia), yaitu diselat
Singapura.
Pada pertengahan tahun 2004, penduduk singapura berjumlah 4.199.000
jiwa. Negara singapura merupakan salah satu Negara yang sangat padat
penduduknya. Hal ini bukan disebabkan oleh jumlah penduduknya yang
banyak, melainkan luas wilayahnya yang sempit. Penduduk singapura
berdasarkan kelompok etnis terdiri atas Cina, Melayu, India, dan Eropa.
Selat Johor memisahkan Negara Singapura dengan Semenanjung Malaka.
Pulau Singapura dihubungkan dengan tanah semenanjung itu oleh jalan
raya, jalan kereta api, dan saluran pipa sepanjang 1,5 km. Pulau
Singapura berbentuk seperti ketupat. Tanahnya rendah dan bergelombang,
dengan beberapa bukit si sebelah barat daya. Contoh bukit Mandai (422 m)
dan bukit Timah (581 m). Sungai Kranji yang mengalir dibukit tersebut.
Singapura terletak sekitar 130 km di utara garis khatulistiwa. Suhu
rata-rata 26°C, dengan pergeseran hanya sekitar 1,4°C. Faktor letak ini
sangat mempengaruhi keadaan iklimnya, yaitu iklim tropis yang basah
dengan curah hujan tinggi dan suhu udara yang tinggi pula. Curah hujan
rata-rata 2.500 mm per tahun dan kelembaban nisbi tinggi sekitar 80%
sepanjang tahun.
Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara
historis berputar di sekitar perdagangan entrepôt. Ekonomi Singapura
termasuk di antara sepuluh negara paling terbuka, kompetitif dan
inovatif di dunia. Dianggap sebagai negara paling ramah bisnis di dunia,
Ratusan ribu ekspatriat asing bekerja di Singapura di berbagai
perusahaan multinasional. Terdapat juga ratusan ribu pekerja manual
asing termasuk dari Indonesia.
Kebutuhan tenaga kerja di Singapura cukup besar di Singapura. Sektor
yang bisa diisi oleh TKI antara lain adalah, bidang elektronik,
manufaktur, disain produksi manufaktur, teknikal, dan aeronautikal
engineering, biomedical, ahli teknologi lingkungan, energi dan air.
(laporan Atase Tenaga Kerja Indonesia di Singapura).
Catatan pemerintah menunjukkan kebutuhan pekerja di sektor perawatan
kesehatan mencapai 50.000 orang pada 2011. Angka ini melejit hingga
91.000 orang pada 2030. Data mengenai ini berasal dari Divisi Bakat dan
Populasi Nasional. Sementara, kebutuhan akan pembantu rumah tangga
pada 2030 berada di angka 300.000 orang. Setahun silam, angkanya baru
mencapai 198.000 tenaga kerja. Tiga tahun ke depan, selanjutnya, sektor
konstruksi menyedot sekitar 280.000 tenaga kerja. Pada 2011, tenaga
kerja asing untuk sektor ini ada 250.000 orang. (sumber
kompas.com)
Nah dengan kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar ini, maka TKI /
TKW cukup mempunyai peluang yang besar bekerja di Singapura. Untuk info
lowongan kerja ke Taiwan silahkan
hubungi kami.